Safwanquran.com – Pernah terpikir nggak, kalau proses terbentuknya tubuh manusia di dalam rahim ternyata sudah dijelaskan jauh sebelum ilmu kedokteran modern berkembang? Bukan lewat buku biologi, bukan pula lewat alat medis canggih, tapi melalui ayat-ayat Alquran yang turun lebih dari 14 abad lalu.
Lebih menarik lagi, ada satu fase penting yang sering luput dari perhatian, padahal justru di tahap inilah bentuk manusia mulai benar-benar sempurna.
Fase ini dikenal sebagai fase pasca embrionik pada manusia. Sebuah tahap lanjutan setelah segumpal daging, ketika tulang terbentuk, dibungkus daging, dan manusia dipersiapkan menjadi makhluk utuh.
Yang bikin takjub, penjelasan Alquran tentang fase ini ternyata selaras dengan embriologi modern. Seolah Allah SWT mengajak kita merenung, “Perhatikanlah bagaimana Aku menciptakanmu.”
Apa Itu Fase Pasca Embrionik pada Manusia?
Secara umum, fase pasca embrionik pada manusia adalah tahap pertumbuhan setelah fase embrionik berakhir. Dalam ilmu biologi, fase embrionik berlangsung pada minggu pertama hingga minggu ke-8 kehamilan. Di fase ini, struktur dasar organ sudah terbentuk.
Setelah itu, embrio berubah status menjadi janin (fetus). Nah, di sinilah fase pasca embrionik dimulai. Fokusnya bukan lagi membentuk organ baru, melainkan menyempurnakan, membesarkan, dan mematangkan organ-organ yang sudah ada hingga siap untuk kehidupan di luar rahim.
Fase ini berlangsung dari minggu ke-9 kehamilan hingga kelahiran, bahkan berlanjut pada masa bayi neonatal setelah lahir.
Pengertian Pasca-Embrionik Menurut Biologi Modern
Dalam perspektif biologi, pasca embrionik pada manusia memiliki ciri utama sebagai berikut:
- Terjadi setelah organ dasar terbentuk
- Ditandai pertumbuhan ukuran tubuh yang pesat
- Organ vital seperti otak, paru-paru, dan jantung mengalami pematangan
- Tubuh dipersiapkan untuk hidup mandiri
Fase ini berbeda dengan fase embrio yang lebih fokus pada pembentukan struktur. Pasca-embrionik adalah tahap penyempurnaan. Menariknya, konsep ini sudah dijelaskan secara bertahap dalam Alquran.
Baca Juga: Rahasia Buah Pir Untuk Ibu Hamil – Sehat & Baik Dalam Islam
Fase Pasca Embrionik pada Manusia dalam Alquran
Ayat Al-Quran yang paling jelas dan lengkap menjelaskan tahap pasca embrionik pada manusia adalah QS. Al-Mu’minun ayat 12–14.
“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Lalu air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik. (QS.Al-Mu’minun:12-14)
Dalam ayat ini, Allah SWT merinci proses penciptaan manusia secara bertahap. Dimulai dari saripati tanah, kemudian berubah menjadi air mani yang tersimpan di tempat yang kokoh, yaitu rahim. Setelah itu, air mani berkembang menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging.
Penjelasan ini tidak berdiri sendiri. Beberapa ayat lain seperti QS. Al-Hajj ayat 5 dan QS. As-Sajdah ayat 7–9 hadir sebagai pelengkap, dengan menekankan proses penyempurnaan bentuk manusia serta peniupan ruh. Jika dikaitkan dengan ilmu embriologi modern, tahapan ini sangat sesuai dengan fase fetal, yaitu masa perkembangan janin setelah minggu ke-8 kehamilan.
Pada tahap selanjutnya, segumpal daging tersebut dijadikan tulang-belulang, kemudian tulang itu dibungkus dengan daging. Setelah semua proses ini, manusia pun dijadikan sebagai makhluk dalam bentuk yang lain, yaitu bentuk manusia yang sempurna. Di sinilah fase pasca embrionik pada manusia mulai berlangsung.
Para mufasir menjelaskan bahwa bagian “Kami jadikan segumpal daging itu tulang-tulang” dan “Kami bungkus tulang itu dengan daging” merujuk pada proses pembentukan tulang dan pertumbuhan otot. Proses ini berlangsung hingga sekitar 120 hari awal kehamilan, seiring dengan penyempurnaan bentuk janin.
Jika semua ayat ini dipahami secara utuh, terlihat jelas bahwa Al-Quran menggambarkan fase pasca embrionik pada manusia sebagai tahap transformasi penting.
Tahapan Pasca-Embrionik Menurut Al-Quran
Setelah fase mudghah berlalu, Al-Quran menggambarkan perkembangan manusia memasuki tahap pasca embrionik yang semakin kompleks dan terarah. Tahapan ini menunjukkan bagaimana Allah SWT menyempurnakan penciptaan manusia secara bertahap.
1. Pembentukan tulang (‘izām)

Pada tahap awal fase pasca embrionik pada manusia, segumpal daging diubah menjadi tulang-belulang. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Mu’minun ayat 14, ketika Allah berfirman bahwa segumpal daging dijadikan tulang-tulang.
Tahap ini sejalan dengan proses osifikasi awal dalam embriologi modern, yang mulai terjadi pada janin sekitar usia 7 hingga 9 minggu kehamilan. Pada fase ini, kerangka tubuh mulai terbentuk sebagai dasar penopang bentuk manusia. Inilah awal mula tubuh janin tersusun secara lebih kokoh dan terarah.
2. Pembungkusan tulang dengan daging (lahm)

Setelah tulang terbentuk, tahap berikutnya adalah pembungkusan tulang dengan daging atau otot. Al-Quran melanjutkan penjelasan dengan menyebut bahwa tulang-tulang tersebut dibungkus dengan daging.
Proses ini membentuk struktur tubuh yang semakin utuh, dan dalam ilmu kedokteran dikenal berlangsung pada kisaran minggu ke-9 hingga ke-12 kehamilan. Pada fase ini, bentuk tubuh janin mulai terlihat lebih jelas menyerupai manusia. Gerakan awal pun mulai mungkin terjadi seiring berkembangnya jaringan otot.
3. Khalqan ākhār (menjadi makhluk lain)

Puncak dari fase pasca embrionik pada manusia adalah ketika janin berubah menjadi khalqan ākhār, yakni makhluk dalam bentuk yang berbeda dan lebih sempurna. Pada tahap ini, janin telah memiliki rupa manusia yang jelas dan terus berkembang hingga kelahiran.
Inilah fase fetal akhir, yang tidak hanya ditandai oleh pertumbuhan fisik, tetapi juga persiapan spiritual, termasuk peniupan ruh. Di akhir ayat tersebut, Allah menutup dengan pujian atas kesempurnaan ciptaan-Nya: “Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.”
Baca Juga: Ketahui Ayat Amanah Bagi Manusia, Agar Hidup Semakin Terarah
Saatnya Lebih Dekat dengan Alquran
Memahami fase pasca embrionik pada manusia bukan hanya soal menambah pengetahuan ilmiah. Lebih dari itu, pembahasan ini mengajak kita untuk berhenti sejenak dan merenungkan asal-usul diri kita.
Sehingga kita sadar bahwa betapa detail, rapi, dan sempurnanya Allah SWT menciptakan manusia. Dari proses yang tampak sederhana, tersimpan tanda-tanda kebesaran-Nya yang begitu nyata.
Jika satu topik tentang penciptaan manusia saja sudah begitu dalam dan mengagumkan, bisa dibayangkan betapa luasnya ilmu dan hikmah yang tersimpan dalam Alquran. Karena itu, tidak ada langkah kecil yang sia-sia ketika kita mulai mendekat kepada Alquran, meski hanya dengan membaca beberapa ayat setiap hari.
Agar momen membaca terasa lebih nyaman dan khusyuk, memilih mushaf Alquran yang jelas, rapi, dan enak dibaca juga menjadi bagian penting.
Kamu bisa mendapatkan Alquran berkualitas untuk diri sendiri maupun keluarga dari Safwan Quran. Safwan quran memiliki fitur lengkap, seperti transliterasi latin, tajwid warna, hingga QR video. Sehingga membaca alquran menjadi lebih nyaman dan mudah.
Yuk jadikan safwan quran sebagai sahabat terbaik untuk menemani perjalanan memahami dan menghidupkan ayat-ayat Allah dalam keseharianmu!


