keutamaan membaca alquran di bulan ramadhan

Keutamaan Membaca Alquran di Bulan Ramadhan Menurut Hadits

Animasistudio.com – Bulan Ramadhan selalu punya suasana yang berbeda. Bukan hanya karena puasa, tarawih, atau suasana kebersamaan saat berbuka, tetapi juga karena kedekatan umat Islam dengan Alquran terasa jauh lebih kuat. Di bulan inilah banyak orang mulai kembali membuka mushaf, memperbaiki bacaan, hingga menargetkan khatam.

Bukan tanpa alasan. Keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan memang memiliki landasan yang sangat kuat, baik dari hadits Rasulullah SAW, ayat Alquran, maupun praktik para sahabat dan ulama salaf. Ramadhan adalah momen terbaik untuk kembali menjadikan Alquran sebagai teman harian.

Artikel ini akan mengulas dalil, keutamaan, hingga adab dan tips praktis agar tilawah di bulan suci semakin maksimal.

Ramadhan Sebagai Bulan Turunnya Alquran

Salah satu alasan utama mengapa tilawah begitu dianjurkan adalah karena Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Alquran.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 185:

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia…”

Ayat ini menegaskan bahwa membaca Alquran di bulan Ramadhan bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi bentuk memuliakan momen turunnya wahyu. Seolah kita ikut “merayakan” Nuzulul Qur’an dengan memperbanyak bacaan dan tadabbur.

Selain itu, dalam QS. Al-Muzzammil: 4, Allah memerintahkan membaca Alquran dengan tartil (perlahan dan benar). Perintah ini semakin ditekankan praktiknya di bulan Ramadhan.

Sunnah Tadarus Rasulullah Bersama Jibril

Dalil paling masyhur tentang keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan adalah hadits riwayat Ibnu Abbas RA.

“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Alquran…” (HR. Bukhari no. 1902)

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah memperbanyak tilawah melalui tadarus (murojaah) bersama Malaikat Jibril setiap malam Ramadhan.

Bahkan pada tahun terakhir sebelum wafat, Rasulullah melakukan tadarus dua kali. Para ulama menafsirkan hal ini sebagai isyarat peningkatan intensitas ibadah di Ramadhan.

Artinya, memperbanyak tilawah bukan sekadar anjuran biasa, tetapi sunnah yang sangat ditekankan.

Pendapat Ulama tentang Tadarus Ramadhan

Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Lathoif al-Ma’arif menjelaskan bahwa hadits tadarus bersama Jibril menjadi dasar sunnahnya membaca Alquran secara berjamaah di malam Ramadhan.

Menurut beliau, malam hari lebih tenang, minim kesibukan, dan lebih mudah untuk tadabbur.

Imam Nawawi dan Ibnu Hajar juga menegaskan bahwa memperbanyak tilawah di bulan suci termasuk anjuran muakkad (sangat ditekankan). Para ulama salaf mencontohkannya dengan luar biasa, seperti:

  • Qatadah khatam setiap 3 hari di Ramadhan
  • Imam Syafi’i khatam hingga 60 kali
  • Imam Malik menghentikan majelis hadits demi fokus tilawah

Semua ini menunjukkan betapa besar keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan di mata para ulama terdahulu.

Keutamaan Membaca Alquran di Bulan Ramadhan

Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan memiliki kemuliaan yang sangat besar. Hal ini karena Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sekaligus waktu di mana pahala amal dilipatgandakan. 

Tidak heran jika para ulama menempatkan tilawah sebagai amalan utama. Berikut lima poin penting terkait keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan lengkap dengan dalil, tafsir, dan penjelasan ulama.

1. Pahala Berlipat Ganda

keutamaan membaca alquran di bulan ramadhan

Salah satu keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan yang paling memotivasi adalah ganjaran pahala yang berlipat. Setiap huruf yang dibaca bernilai satu kebaikan dan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka baginya satu kebaikan, dilipatgandakan sepuluh kali.” (HR. Tirmidzi)

Para ulama menjelaskan bahwa pelipatgandaan ini menjadi jauh lebih besar di bulan Ramadan. Bahkan disebutkan pahala amal bisa meningkat hingga puluhan kali dibanding bulan lain. Karena itu, tilawah di bulan suci menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak tabungan pahala.

2. Dimohonkan Ampun Malaikat

keutamaan membaca alquran di bulan ramadhan

Di antara keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan berikutnya adalah keistimewaan bagi orang yang mengkhatamkan Al-Qur’an. Disebutkan dalam hadits:

“Ketika hamba mengkhatamkan Al-Qur’an, 60 ribu malaikat memohonkan ampun untuknya.” (HR. ad-Dailami)

Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Bughyah al-Insan menafsirkan riwayat ini sebagai dorongan untuk menghidupkan tadarus, khususnya di malam Ramadan. Suasana malam yang tenang dinilai lebih mendukung kekhusyukan, sekaligus mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Baca Juga: Inilah Bacaan I’tikaf Terlengkap dan Amalan Sesuai Sunnah

3. Sunnah Rasulullah SAW

keutamaan membaca alquran di bulan ramadhan

Landasan paling kuat tentang keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan adalah praktik langsung Nabi Muhammad SAW.

Ibnu Abbas RA meriwayatkan:

“Rasulullah SAW paling dermawan di bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya untuk bertadarus Al-Qur’an.” (HR. Bukhari-Muslim)

Jibril datang setiap malam Ramadan untuk murojaah bacaan Nabi. Bahkan di tahun terakhir kehidupan beliau, tadarus dilakukan dua kali. Ibnu Rajab menilai hadits ini sebagai dalil kuat bahwa memperbanyak tilawah di malam Ramadan adalah sunnah yang sangat dianjurkan, terutama saat kesibukan dunia mulai berkurang.

4. Ketenangan dan Syafaat

keutamaan membaca alquran di bulan ramadhan

Selain pahala, keutamaan membaca Alquran juga terasa pada dampak spiritualnya. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Ra’du: 28:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Tilawah termasuk zikir paling agung, sehingga mampu menghadirkan ketenangan batin. Tidak hanya di dunia, Al-Qur’an juga memberi manfaat di akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Al-Qur’an akan datang memberi syafaat bagi pemiliknya.” (HR. Ahmad)

Imam Nawawi menambahkan bahwa rumah yang dipenuhi bacaan Al-Qur’an akan dipenuhi cahaya dan dijauhkan dari gangguan setan. Ini menunjukkan bahwa tilawah membawa ketenangan personal sekaligus keberkahan lingkungan.

Waktu Ideal Tadarus

Meneladani kebiasaan Nabi, waktu terbaik untuk tilawah adalah malam hari. Rasulullah bertemu Jibril setiap malam Ramadan, sehingga banyak ulama menganjurkan tadarus setelah Maghrib, Isya atau Tahajud

Namun praktik para salaf menunjukkan fleksibilitas. Imam Nawawi mencatat bahwa sebagian ulama juga menghidupkan tilawah di waktu Antara Zuhur dan Ashar atau antara maghrib dan isya.

Target yang umum dipasang adalah khatam satu hingga dua kali selama Ramadan. Pola yang sering dipakai ialah membaca satu juz per hari, atau dibagi sekitar dua lembar setiap selesai shalat wajib.

Tips Praktis Agar Konsisten

Bagi yang baru membangun rutinitas tilawah, mulailah dengan target ringan. Misalnya:

  • 1/8 juz pagi
  • 1/8 juz malam

Setelah terbiasa, tingkatkan bertahap hingga mampu satu juz per hari seperti kebiasaan banyak ulama.

Beberapa tips tambahan:

  • Gunakan mushaf standar Utsmani agar nyaman dibaca
  • Tandai progres harian
  • Rekam bacaan untuk evaluasi makhraj dan tajwid
  • Ikut kelompok tadarus agar lebih semangat

Konsistensi menjadi kunci utama. Para sahabat dan ulama salaf bisa khatam berkali-kali bukan karena terburu-buru, tetapi karena menjaga rutinitas sejak awal Ramadan.

Baca Juga: Inilah Bacaan Teraweh Terlengkap Berdasarkan Hadits Shahih 

Mari Istiqomah Membaca Alquran Selama Ramadhan

Banyaknya dalil dan teladan ulama menegaskan bahwa keutamaan membaca Alquran di bulan Ramadhan bukan sekadar amalan musiman, tetapi ibadah utama yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Karena itu, menjaga konsistensi tilawah selama bulan suci menjadi langkah sederhana yang dampaknya sangat besar.

Agar ibadah membaca semakin nyaman dan fokus, menggunakan mushaf yang tepat bisa sangat membantu. 

Safwan Quran hadir sebagai mushaf cetak yang dirancang khusus untuk memudahkan tilawah, belajar tajwid, sekaligus memahami makna ayat. Tampilan tajwid warna, transliterasi latin, tanda waqaf yang jelas, hingga terjemah per kata membuat proses membaca terasa lebih ringan, bahkan bagi pemula.

Ditambah kualitas kertas premium dan pilihan ukuran yang fleksibel, mushaf ini nyaman digunakan baik untuk tadarus di rumah maupun di masjid.

Tunggu apalagi? Mari jadikan Alquran dari Safwan quran, sebagai teman tadarus ramadhanmu!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top