melihat orang sakit

Inilah Doa & Adab Saat Menjenguk dan Melihat Orang Sakit

Safwanquran.com – Melihat orang sakit sering kali menghadirkan perasaan campur aduk. Di satu sisi, kita merasa iba dan ingin membantu. Di sisi lain, kita juga diingatkan bahwa kesehatan adalah nikmat besar yang sering luput kita syukuri. Dalam Islam, menjenguk orang sakit bukan sekadar momen empati, tapi juga kesempatan untuk menambah pahala melalui doa dan adab yang baik.

Menjenguk orang sakit termasuk amalan mulia. Bahkan, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk hadir, mendoakan, dan menguatkan hati orang yang sedang diuji sakit. Namun, tentu ada adab dan tuntunan agar kehadiran kita benar-benar membawa kebaikan, bukan malah memberatkan.

Makna di Balik Menjenguk dan Melihat Orang Sakit

Saat menengok orang sakit, sejatinya kita sedang bercermin. Hari ini mungkin dia yang terbaring lemah, besok bisa jadi kita. Dari sini, hati menjadi lebih lembut, rasa syukur tumbuh, dan keimanan ikut terasah.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa orang yang menjenguk saudaranya karena Allah akan mendapatkan sambutan khusus dari Allah SWT. Ini menunjukkan bahwa menjenguk orang sakit dengan niat yang benar memiliki nilai ibadah yang sangat besar.

Namun, niat baik saja belum cukup. Perlu dibarengi dengan sikap, ucapan, dan doa yang tepat agar kunjungan kita benar-benar bermakna.

Doa Saat Melihat Orang Sakit

Doa saat menjenguk dan melihat orang sakit merupakan sunnah Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melalui doa-doa ini, kita memohon langsung kepada Allah SWT agar memberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketenangan bagi saudara kita yang sedang diuji dengan sakit.

Beberapa doa berikut diriwayatkan dari hadits shahih. Doa-doa ini bisa dibaca saat menjenguk orang sakit secara langsung, bahkan dianjurkan menyebut nama orang yang sakit jika memungkinkan, sebagai bentuk perhatian dan harapan yang lebih personal.

1. Doa Utama Saat Menjenguk Orang Sakit

melihat orang sakit

Doa ini termasuk yang paling sering dibaca Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin:
Allahumma rabbannaas, adzhibil ba’sa, isyfi antasy-syaafii, laa syifaa-a illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughaadiru saqaman.

Artinya:
“Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya. Sembuhkanlah dia, karena Engkau Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit.”

Ini merupakan doa yang sangat baik dibaca dengan penuh keyakinan saat melihat orang sakit, baik dengan suara pelan maupun dalam hati.

2. Doa Kesembuhan yang Dibaca 7 Kali

melihat orang sakit

Doa berikut juga berasal dari hadits shahih dan dianjurkan dibaca sebanyak tujuh kali di sisi orang sakit:

أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Latin:
As-alul laahal ‘azhiim rabbal ‘arsyil ‘azhiim an yasyfiyak.

Artinya:
“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan Arasy yang Maha Agung, agar Dia menyembuhkanmu.”

Doa ini menjadi bentuk harapan yang kuat, sekaligus pengingat bahwa kesembuhan sepenuhnya berada di tangan Allah SWT.

3. Doa Menyebut Nama Orang Sakit

melihat orang sakit

Jika memungkinkan, kita juga dianjurkan menyebut nama orang yang sakit secara langsung dalam doa:

Arab:
اللَّهُمَّ اشْفِ [nama]، اللَّهُمَّ اشْفِ [nama]، اللَّهُمَّ اشْفِ [nama]

Latin:
Allahummasyfi [nama], Allahummasyfi [nama], Allahummasyfi [nama].

Artinya:
“Ya Allah, sembuhkanlah [nama].”

Doa ini dibaca sebanyak tiga kali. Jika kondisi memungkinkan, dapat disertai dengan mengusap tubuh orang sakit menggunakan tangan kanan sebagai bentuk kasih sayang dan empati.

4. Doa-Doa Pendek Saat Melihat Orang Sakit

melihat orang sakit

Selain doa-doa utama di atas, ada beberapa doa singkat yang juga dianjurkan untuk dibaca saat menjenguk orang yang sakit:

  • Laa ba’sa, thahuurun insyaa Allah.
    Artinya: Tidak mengapa, semoga menjadi penghapus dosa, insya Allah.
  • Allahummasyfi ‘abda-ka.
    Artinya: Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu.

Meskipun singkat, doa-doa ini memiliki makna yang dalam dan mampu menenangkan hati orang yang sedang sakit.

Dengan membaca doa-doa ini saat melihat orang sakit, kita tidak hanya menjalankan sunnah Rasulullah SAW, tetapi juga menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan keimanan dalam diri. Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi sebab datangnya kesembuhan dan pahala di sisi Allah SWT. 

Adab Saat Menjenguk Orang Sakit yang Perlu Dijaga

Melihat orang sakit merupakan salah satu hak sesama muslim yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa hak seorang muslim atas muslim lainnya termasuk menjenguk saat ia sakit. 

Amalan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga ibadah yang mendatangkan pahala besar. Bahkan, disebutkan bahwa orang yang menjenguk saudaranya akan berada dalam rahmat Allah hingga ia kembali ke rumah. Agar kunjungan membawa kebaikan dan tidak memberatkan pasien, Islam mengajarkan beberapa adab penting yang perlu diperhatikan.

  • Niat dan Persiapan

Niatkan kunjungan semata-mata karena Allah SWT, untuk mencari rida-Nya, memberi semangat, dan mendoakan kesembuhan. Hindari niat pamer atau riya. Jika memungkinkan, bawalah hadiah sederhana. Pastikan tubuh bersih dan wangi agar kehadiran kita memberi kenyamanan bagi orang sakit.

  • Cara Masuk dan Mengucapkan Salam

Mintalah izin sebelum masuk, lalu ucapkan salam “Assalamu’alaikum” dengan suara lembut agar tidak mengejutkan. Dianjurkan duduk di sisi kepala bagian kanan orang sakit untuk menciptakan suasana yang lebih dekat dan menenangkan. Hindari duduk dengan posisi kaki menghadap wajah pasien.

  • Doa dan Sentuhan

Awali dengan doa sunnah seperti:
“Laa ba’sa, thahuurun insyaa Allah” lalu lanjutkan dengan membaca doa kesembuhan seperti yang sudah tertulis di awal.

  • Menjaga Pembicaraan dan Durasi

Sampaikan ucapan yang menenangkan dan penuh harapan tentang rahmat Allah. Hindari membahas kematian atau hal berat kecuali jika orang sakit yang memulainya. Jangan berlama-lama, cukup 15–30 Jauhi gosip, keluhan, atau pertanyaan yang memicu kesedihan.

  • Adab Saat Pamit

Saat hendak pulang, pamitlah dengan sopan, ucapkan salam kembali, dan doakan keselamatan serta kesembuhan. Jika ingin berkunjung lagi, mintalah izin terlebih dahulu. Khusus menjenguk lawan jenis yang bukan mahram, pastikan adab aurat terjaga dan mendapat izin keluarga.

Dengan mengikuti adab-adab ini, menjenguk orang sakit menjadi kunjungan yang penuh makna. Menguatkan yang sakit, menenangkan hati, dan mendatangkan pahala besar di sisi Allah SWT. 

Baca Juga: Inilah Keutamaan Orang Sakit dalam Islam yang Jarang Disadari

Jadikan Al-Qur’an Teman di Setiap Kondisi

Melihat orang sakit bukan hanya tentang hadir secara fisik, tapi juga tentang menghadirkan doa, empati, dan adab yang baik. Dari momen ini, kita diajak untuk lebih bersyukur, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah.

Mari jadikan setiap kesempatan menjenguk orang sakit sebagai pengingat untuk memperbaiki diri. Mulailah dengan langkah sederhana, dengan perbanyak membaca Al-Qur’an, mentadaburi makna, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jika kamu ingin memulai atau meningkatkan kebiasaan tilawah, gunakan mushaf yang nyaman, memiliki fitur lengkap seperti transliterasi latin, Tajwid berwarna dan QR Video. Salah satunya, alquran dari Safwan Quran. 

Yuk, lebih dekat dengan Al-Qur’an mulai hari ini, karena hati yang terhubung dengan Al-Qur’an akan lebih kuat menghadapi setiap ujian. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top