Safwanquran.com – Kalau kamu pernah dengar nama Masjid Quba tapi belum terlalu tahu cerita di baliknya, artikel ini akan mengajakmu kenalan lebih dekat dengan masjid yang bukan sekadar tua secara usia, tapi juga kaya makna dan sejarah.
Masjid Quba adalah masjid yang pertama dalam sejarah islam, yang dibangun oleh Rasulullah. Mari pelajari sejarahnya.
Apa Itu Masjid Quba?
Masjid Quba adalah masjid yang dibangun oleh Rasulullah SAW sesaat setelah peristiwa Hijrah dari Makkah ke Madinah. Letaknya di kawasan Quba, sekitar 5 km sebelah tenggara kota Madinah. Tidak terlalu jauh dari pusat kota, tapi cukup berkesan karena menjadi titik pertama perjalanan bersejarah itu.
Yang membuat Masjid Quba adalah tempat yang istimewa bukan hanya soal usianya. Allah SWT bahkan menyebutnya dalam Al-Qur’an:
“…Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya…” (QS At-Taubah: 108)
Para ulama tafsir umumnya sepakat bahwa ayat ini merujuk kepada Masjid Quba. Bayangkan, sebuah masjid yang namanya tertulis langsung dalam firman Allah, tentu bukan masjid sembarangan.
Kisah Pembangunan yang Sederhana tapi Bermakna
Masjid Quba mulai dibangun pada 8 Rabiul Awal 1 H atau bertepatan dengan 23 September 622 M. Saat itu, Rasulullah SAW baru saja tiba di Quba setelah perjalanan panjang dan melelahkan dari Makkah.
Tanah yang digunakan merupakan milik keluarga Kalsum bin Hadam dari kabilah Amr bin Auf, yang kemudian diwakafkan untuk keperluan masjid.
Yang bikin terenyuh adalah proses pembangunannya. Nabi SAW tidak hanya duduk memberi perintah. Beliau ikut turun tangan langsung, dengan mengangkat batu, menyusun material bangunan, bahkan tubuhnya sampai tampak penuh debu dan pasir. Para sahabat pun bahu-membahu bersama beliau, menggunakan bahan-bahan sederhana seperti batu dan batang pohon kurma.
Pembangunan masjid quba bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah simbol persaudaraan, kerendahan hati, dan semangat gotong royong yang Rasulullah ajarkan langsung melalui perbuatan.
Peran Nabi Muhammad Dalam Pembangunan Masjid
Dalam proses pendirian Masjid Quba, Rasulullah SAW berperan sebagai pemimpin spiritual sekaligus praktis. Beliau merencanakan lokasi, mengatur pembagian tugas, dan langsung terlibat dalam pekerjaan fisik.
Setelah masjid selesai, beliau memimpin shalat berjamaah di sana, menjadikan Masjid Quba sebagai pusat ibadah, musyawarah, dan dakwah sejak hari pertama.
Tak hanya itu, Rasulullah SAW menunjukkan kecintaan khususnya kepada Masjid Quba dengan mengunjunginya secara rutin, baik berjalan kaki maupun menunggang unta. Ini bukan kebiasaan biasa, ini adalah bentuk penghormatan yang beliau ajarkan kepada umatnya.
Perkembangan Masjid Quba dari Masa ke Masa
Seiring berjalannya waktu, Masjid Quba adalah salah satu masjid yang paling banyak mengalami renovasi dan perluasan dalam sejarah Islam. Berikut perkembangannya:
- Masa Khalifah Utsman bin Affan: Masjid diperluas dan ditambahkan menara untuk adzan, sehingga strukturnya mulai lebih teratur.
- Masa Umar bin Abdul Aziz: Dilakukan perbaikan bangunan kembali.
- Tahun 555 H / 1160 M: Renovasi besar-besaran atas perintah Jamaluddin Isfahani, penasihat pemerintah Zangian Mosul.
- Era modern – masa Raja Fahd (1986 M): Perluasan besar dilakukan dengan biaya sekitar 90 juta riyal, kapasitas masjid meningkat hingga sekitar 20.000 jamaah.
Kini Masjid Quba adalah kompleks yang sangat luas, dilengkapi banyak mihrab, kubah, dan fasilitas modern. Tapi di balik kemegahan itu, posisinya tetap dihormati sebagai masjid pertama Islam yang dibangun atas dasar takwa dan teladan langsung dari Rasulullah SAW.
Keutamaan Masjid Quba yang Jarang Diketahui
Nah, ini bagian yang mungkin bikin kamu terkejut. Masjid Quba adalah masjid dengan keutamaan yang luar biasa besar, bukan hanya dari sisi sejarah, tapi juga dari sisi pahala.
Rasulullah SAW bersabda:
“مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ”
“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian datang ke Masjid Quba lalu salat di sana, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala umrah.” (HR Ibnu Majah, dishahihkan beberapa ulama)
Karena keutamaan inilah, banyak jamaah umrah dan haji yang sengaja menyempatkan diri singgah ke Masjid Quba hanya untuk shalat dua rakaat.
Baca Juga: Masjid Nabawi Adalah Masjid Kedua dalam Islam. Ini Faktanya
Fakta Menarik Mengenai Masjid Quba
Berikut lima fakta menarik dari masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah
1. Masjid pertama dalam sejarah Islam

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW pada tahun 1 Hijriah / 622 M, tepat setelah beliau tiba di Madinah usai perjalanan hijrah yang panjang dan penuh risiko. Di sinilah segalanya dimulai. Bukan hanya ibadah, tapi juga kebersamaan, persaudaraan, dan fondasi kehidupan umat Islam yang baru.
2. Pahala shalat di sana seperti umrah

Ini mungkin fakta yang paling bikin orang terkejut. Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadits shahih bahwa siapa saja yang bersuci dari rumahnya, lalu datang ke Masjid Quba dan salat di sana, maka ia akan mendapat pahala seperti pahala umrah.
Cukup dua rakaat. Tidak heran, banyak jamaah haji dan umrah yang rela menyisihkan waktu khusus hanya untuk singgah dan salat di sini.
3. Dibangun langsung oleh Nabi dan para sahabat

Yang paling menyentuh dari kisah Masjid Quba bukan kemegahannya, tapi justru kesederhanaannya. Masjid ini dibangun dari batu dan batang kurma, bahan seadanya yang ada di sekitar mereka.
Dan Rasulullah SAW tidak hanya berdiri memberi arahan. Beliau ikut mengangkat batu, ikut menyusun bahan, sampai tubuhnya penuh debu. Itulah gambaran nyata seorang pemimpin yang tidak pernah merasa di atas yang lainnya.
4. Namanya diabadikan langsung dalam Al-Qur’an

Di antara sekian banyak masjid yang ada di dunia, Masjid Quba mendapat kehormatan yang tidak dimiliki semua masjid.
Namanya diabadikan dalam firman Allah. Dalam QS At-Taubah: 108, Allah menggambarkan masjid yang dibangun atas dasar takwa sejak hari pertama, dan para ulama tafsir sepakat ayat ini merujuk pada Masjid Quba. Ini bukan sekadar catatan sejarah, ini pengakuan langsung dari Allah SWT.
5. Namanya berasal dari kampung kecil di pinggiran Madinah

Nama Quba bukan nama yang megah atau penuh simbolisme. Ia diambil begitu saja dari nama kawasan tempat masjid ini berdiri, sekitar 3–5 km dari pusat kota Madinah. Tapi justru di situlah letak keindahannya.
Masjid quba adalah masjid tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya, menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka, dan mewariskan sejarah yang terus hidup hingga hari ini.
Baca Juga: Alasan Masjid yang Pertama Kali Dibangun Nabi adalah Masjid Quba
Menghayati Sejarah Dengan Membaca Alquran
Kisah Masjid Quba adalah salah satu dari sekian banyak kisah indah yang terjalin erat dengan Al-Qur’an dan hadis Nabi . Semakin kita mendekat pada Al-Qur’an, semakin kita bisa memahami dan menghayati sejarah Islam yang luar biasa ini.
Kalau kamu ingin lebih mudah dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, gunakan mushaf terbaik dari safwan Quran. Dengan keunggulan seperti:
- Cetakan yang jelas dan nyaman di mata, sehingga tidak cepat lelah saat membaca
- Tajwid berwarna yang memudahkan bagi yang masih belajar membaca Al-Qur’an
- Sudah melalui tashih resmi LPMQ Kemenag RI, sehingga keakuratannya lebih terjamin
Yuk, jadikan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas harianmu. Karena setiap huruf yang kita baca, ada pahala yang mengalir, seperti pahala shalat di Masjid Quba yang tak ternilai harganya.


