5 contoh perkataan yang baik

5 Contoh Perkataan Yang Baik, Diajarkan Oleh Rasulullah SAW

Safwanquran.com – Rasulullah SAW dikenal sebagai manusia terbaik, teladan sempurna bagi seluruh umat manusia. Melalui setiap perkataan dan perbuatannya, beliau mengajarkan bagaimana menjalani hidup dengan penuh kebaikan, termasuk dalam menjaga lisan.

Menjaga lisan itu kelihatannya sederhana, tapi dampaknya luar biasa besar. Apa yang keluar dari mulut kita bisa jadi pahala, tapi juga bisa jadi sumber dosa tanpa kita sadari. Karena itu, dalam Islam, Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya berkata baik.

Menariknya, ada banyak sekali ajaran beliau tentang bagaimana seharusnya seorang Muslim berbicara. 

Dari sekian banyak, ada 5 contoh perkataan yang baik yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari. Bukan hanya ringan diucapkan, tapi juga punya keutamaan besar, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat.

5 Contoh Perkataan yang Baik Diajarkan Rasulullah

Berikut beberapa perkataan ringan yang diajarkan oleh Rasulullah untuk diucapkan kepada umatnya.

1. Berkata Baik atau Diam

5 contoh perkataan yang baik

Salah satu prinsip paling mendasar dalam menjaga lisan adalah hadits yang sangat terkenal:

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.”
(HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47)

Kalimat ini sebenarnya sederhana, tapi dalam banget maknanya. Rasulullah SAW seakan memberi “filter” sebelum kita bicara. Kalau ucapan kita tidak membawa kebaikan, lebih baik ditahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, ini relevan sekali. Misalnya saat emosi, saat ingin mengomentari orang lain, atau ketika tergoda untuk membicarakan keburukan orang (ghibah). Di sinilah hadits ini jadi pengingat.

Dari semua 5 contoh perkataan yang baik, yang satu ini bisa dibilang sebagai pondasi. Karena bukan hanya soal berkata baik, tapi juga tahu kapan harus diam.

Keutamaannya jelas, menjaga iman dan menjauhkan diri dari dosa lisan. Bahkan dalam banyak kondisi, diam itu lebih mulia daripada berkata yang bisa menyakiti orang lain.

2. Mengucapkan Salam Secara Lengkap

5 contoh perkataan yang baik

Ucapan kedua yang sangat dianjurkan adalah:

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Salam ini bukan sekadar sapaan biasa. Ia adalah doa. Kita mendoakan keselamatan, rahmat, dan keberkahan untuk orang lain.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa semakin lengkap salam yang diucapkan, semakin besar pula pahalanya. Dalam riwayat Muslim, salam lengkap bisa mendapatkan pahala hingga 30 kebaikan.

Bayangkan, hanya dengan satu kalimat singkat, kita sudah menebar kebaikan sekaligus mempererat hubungan dengan orang lain.

Dalam praktiknya, membiasakan salam juga bisa menghangatkan suasana. Bahkan orang yang memulai salam disebut memiliki keutamaan lebih, termasuk dalam hal mendahului masuk surga.

Dari 5 contoh perkataan yang baik, salam ini punya dampak sosial yang sangat terasa. Ia membangun ukhuwah, menghilangkan rasa canggung, dan menghadirkan kedamaian dalam interaksi sehari-hari.

3. Dzikir “Subhanallah wa Bihamdih”

5 contoh perkataan yang baik

Ucapan ketiga adalah dzikir ringan, tapi pahalanya luar biasa besar:

“Subhanallah wa bihamdih”

Rasulullah SAW menganjurkan untuk membacanya 100 kali dalam sehari. Dalam hadits riwayat Muslim, disebutkan bahwa siapa yang mengucapkannya akan diampuni dosanya meskipun sebanyak buih di lautan.

Kalimat ini berisi pujian kepada Allah sekaligus pengagungan atas kesempurnaan-Nya. Meski singkat, ia punya efek besar bagi hati.

Di tengah aktivitas sehari-hari, dzikir ini bisa jadi teman. Saat berjalan, menunggu, atau bahkan sebelum tidur, kita bisa melafalkannya tanpa terasa berat.

Dalam daftar 5 contoh perkataan yang baik, dzikir ini termasuk yang paling mudah diamalkan secara konsisten. Tidak butuh waktu khusus, tapi pahalanya terus mengalir.

Selain itu, dzikir juga memberikan ketenangan batin. Perasaan jadi lebih lega, pikiran terasa lebih tenang, dan hidup pun terasa semakin jelas arahnya.

Baca Juga: Manfaat Zikir Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illallah Wallahu Akbar

4. Istighfar “Astaghfirullah wa Atubu Ilaih”

5 contoh perkataan yang baik

Ucapan keempat yang tidak kalah penting adalah istighfar:

“Astaghfirullah wa atubu ilaih”

Artinya, kita memohon ampun kepada Allah sekaligus menyatakan taubat. Rasulullah SAW sendiri yang sudah dijamin dosanya tetap memperbanyak istighfar, bahkan hingga 100 kali dalam sehari (HR. Bukhari).

Ini jadi pelajaran penting. Kalau Rasul saja rajin beristighfar, apalagi kita yang penuh kekurangan.

Istighfar punya banyak keutamaan. Selain menghapus dosa, ia juga membuka pintu rezeki, menghilangkan kesulitan, dan menghadirkan ketenangan.

Dalam kehidupan nyata, istighfar bisa jadi “penyeimbang” setelah kita melakukan kesalahan, baik yang disadari maupun tidak.

Dari 5 contoh perkataan yang baik, istighfar adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba. Ia mengingatkan kita bahwa manusia tidak lepas dari dosa, tapi selalu punya kesempatan untuk kembali.

5. Kalimat Tauhid La Ilaha Illallah

5 contoh perkataan yang baik

Ucapan terakhir yang sangat utama adalah kalimat tauhid:

“La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir.”

Kalimat ini adalah inti dari keimanan seorang Muslim. Mengandung pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Dalam hadits riwayat Bukhari, disebutkan bahwa membaca dzikir ini memiliki keutamaan besar, seperti mendapatkan pahala berlipat, dihapuskan dosa, dan menjadi salah satu amalan terberat di hari kiamat.

Meski agak panjang, kalimat ini sangat baik untuk dibiasakan. Bisa dibaca setelah shalat, pagi hari, atau di waktu senggang.

Dalam rangkaian 5 contoh perkataan yang baik, kalimat tauhid ini menjadi yang paling utama. Ia bukan sekadar ucapan, tapi juga bentuk penguatan iman dalam hati.

Manfaat Mengamalkan Perkataan yang Baik

Mengamalkan 5 contoh perkataan yang baik ini bukan hanya soal pahala, tapi juga membawa dampak luas dalam kehidupan.

  • Pertama, setiap kata baik bernilai sedekah. Bahkan dalam hadits disebutkan bahwa kalimat baik bisa menjadi pelindung dari api neraka, meskipun terlihat sederhana.
  • Kedua, ucapan baik mempererat hubungan antar sesama. Banyak konflik sebenarnya berawal dari kata-kata yang salah. Sebaliknya, kata yang lembut bisa mencairkan suasana dan memperbaiki hubungan.
  • Ketiga, perkataan yang baik memberikan ketenangan jiwa. Saat kita terbiasa berdzikir dan berkata positif, hati terasa lebih damai dan pikiran lebih ringan.
  • Keempat, menjaga lisan adalah cerminan iman. Semakin seseorang mampu mengontrol ucapannya, semakin terlihat kualitas imannya.

Baca Juga: Cara Menahan Amarah dalam Islam Menurut Al-Qur’an dan Hadis

Mulai dari yang Sederhana

Dari pembahasan ini, kita bisa melihat bahwa 5 contoh perkataan yang baik sebenarnya sangat sederhana dan mudah diamalkan. 

Mulailah dari hal kecil, seperti membiasakan salam, memperbanyak dzikir, dan menahan ucapan yang tidak bermanfaat.

Maka, agar semakin dekat dengan ajaran Rasulullah SAW, salah satu langkah terbaik adalah rutin membaca Al-Qur’an. Supaya lebih nyaman dan semangat, kamu bisa memilih mushaf yang mudah dipahami seperti Safwan Quran.

Safwan Quran hadir dengan tajwid multikode warna, terjemah per kata standar Kemenag RI, serta transliterasi Latin yang sangat membantu, terutama bagi pemula. Dilengkapi juga dengan fitur pendukung seperti panduan makharijul huruf, Asmaul Husna, Asbabun Nuzul, hingga hadits pilihan, serta akses murottal dari Syekh Sudais.

Dengan desain hard cover yang kokoh dan tampilan full color yang nyaman di mata, mushaf ini cocok digunakan sehari-hari. Safwan Quran bukan hanya Al-Qur’an biasa, tapi juga teman belajar yang membantu kamu lebih konsisten dalam tilawah.

Yuk, mulai biasakan lisan dengan perkataan baik dan iringi dengan tilawah setiap hari bersama Safwan Quran!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top