apa saja tujuh keajaiban dunia

Apa Saja Tujuh Keajaiban Dunia? Simak Daftar Versi Islamnya

Safwanquran.com – Kalau dengar pertanyaan apa saja tujuh keajaiban dunia, biasanya pikiran langsung lari ke bangunan-bangunan besar yang terkenal itu. Yang sering muncul misalnya Tembok Besar China atau Machu Picchu. Sudah jadi gambaran umum yang nempel di kepala banyak orang.

Tapi kalau dilihat dari sudut pandang Islam, ada juga pembahasan yang nggak kalah menarik. Bukan soal bangunan, tapi tentang kejadian-kejadian luar biasa yang diceritakan dalam Al-Qur’an dan hadis. Beberapa orang kemudian menyebutnya sebagai “tujuh keajaiban dunia versi Islam.

Untuk itu, mari pelajari secara lebih mendalam mengenai apa saja tujuh keajaiban dunia versi islam dan sebenarnya bagaimana istilah tujuh keajaiban dunia versi islam tersebut.

Keajaiban Dunia Versi Islam

Ketika muncul pertanyaan apa saja tujuh keajaiban dunia versi Islam, sebenarnya yang dimaksud adalah kumpulan peristiwa menakjubkan yang menunjukkan kekuasaan Allah, lengkap dengan penjelasan para ulama dan ahli tafsir.

1. Hewan yang Berbicara di Akhir Zaman

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman dalam Surah An-Naml ayat 82 bahwa akan muncul seekor makhluk dari bumi yang bisa berbicara kepada manusia.

Peristiwa ini menggambarkan bahwa Allah mampu memberikan kemampuan yang tidak biasa kepada makhluk apa pun, bahkan yang selama ini tidak dikenal bisa berbicara.

Menurut Ibnu Katsir, makhluk ini adalah hewan yang akan muncul di akhir zaman untuk menegur manusia atas keingkaran mereka. Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ibnu Abbas dan Qatadah, yang menjelaskan bahwa kemunculannya menjadi tanda bahwa manusia sudah jauh dari kebenaran.

2. Pohon Kurma yang Menangis 

apa saja tujuh keajaiban dunia

Ada kisah yang cukup menyentuh ketika Rasulullah biasa bersandar pada batang pohon kurma saat berkhutbah. Ketika kemudian dibuatkan mimbar, batang pohon itu justru menangis.

Kisah ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim.

Menurut Imam Nawawi, ini adalah mukjizat yang menunjukkan bahwa bahkan benda mati bisa menunjukkan rasa “cinta” kepada Nabi atas kehendak Allah. Sementara Ibnu Hajar al-Asqalani menegaskan bahwa peristiwa ini benar-benar terjadi, bukan sekadar kiasan.

3. Batu yang Mengucapkan Salam kepada Nabi

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa ada batu yang mengucapkan salam kepada Nabi ketika beliau melewatinya.

Sekilas mungkin terdengar sederhana, tapi maknanya sangat dalam. Bahwa seluruh alam semesta tunduk kepada Allah dan bisa menjadi saksi atas kebenaran kenabian.

Menurut Ibn Jarir at-Tabari dan Imam al-Qurtubi, ini adalah bukti keistimewaan Nabi dan tanda kekuasaan Allah yang mampu membuat benda mati berbicara.

4. Pengaduan Seekor Unta kepada Nabi

apa saja tujuh keajaiban dunia

Ada juga kisah ketika seekor unta datang kepada Nabi dalam kondisi lemah dan seolah mengadu karena diperlakukan tidak baik oleh pemiliknya.

Nabi kemudian menegur pemilik unta tersebut agar lebih memperhatikan dan memperlakukan hewan dengan baik.

Menurut Ibn Abd al-Barr, peristiwa ini menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan keadilan, bahkan kepada hewan. Hal ini juga diperkuat oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah yang menegaskan bahwa menyakiti hewan adalah bentuk kezaliman yang tidak dibenarkan.

Baca Juga: Inilah Tanda Kebesaran Allah yang Bisa Menguatkan Keimanan

5. Semut yang Berbicara di Hadapan Nabi Sulaiman

apa saja tujuh keajaiban dunia

Dalam Surah An-Naml ayat 18, diceritakan seekor semut yang memperingatkan kaumnya agar masuk ke dalam sarang supaya tidak terinjak oleh pasukan Nabi Sulaiman.

Yang menarik, Nabi Sulaiman bisa memahami ucapan tersebut.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah memberikan kemampuan khusus kepada Nabi Sulaiman untuk memahami bahasa hewan. Sementara Imam al-Qurtubi menambahkan bahwa ini menunjukkan bahwa makhluk sekecil apa pun tetap memiliki peran dalam menunjukkan kebesaran Allah.

6. Laut yang Terbelah (Mukjizat Nabi Musa)

apa saja tujuh keajaiban dunia

Kisah Nabi Musa yang membelah laut termasuk salah satu mukjizat paling luar biasa. Saat dikejar Fir’aun, Allah memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya ke laut, dan laut pun terbelah.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Menurut Imam al-Baghawi, kejadian ini menjadi bukti bahwa Allah berkuasa penuh atas alam semesta, termasuk sesuatu yang tampak mustahil seperti membelah lautan.

7. Tidurnya Ashabul Kahfi Selama 309 Tahun

apa saja tujuh keajaiban dunia

Allah berfirman tentang kaum yang tidur di dalam gua selama ratusan tahun: “Kami tutupkan telinga mereka beberapa tahun di dalam gua.” (QS. Al-Kahfi: 11).

Kisah ini sering muncul saat orang membahas apa saja tujuh keajaiban dunia versi Islam. Karena peristiwa ini benar-benar menunjukkan betapa Allah berkuasa mengatur kehidupan manusia di luar batas logika. 

Mereka bisa tertidur selama ratusan tahun, tanpa mengalami perubahan fisik seperti penuaan atau pembusukan, bahkan anjing yang bersama mereka pun tetap terjaga keadaannya.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa peristiwa ini adalah bukti nyata bahwa Allah mampu menghentikan proses alamiah seperti penuaan dan pembusukan demi menjaga hamba-Nya yang beriman.

Sementara itu, Imam an-Nawawi menegaskan bahwa kisah Ashabul Kahfi bukan sekadar cerita menakjubkan, tetapi juga pengingat bahwa Allah memiliki kuasa penuh untuk menghidupkan dan mematikan sesuai kehendak-Nya. 

Ringkasan dan Makna di Baliknya

Kalau kembali ke pertanyaan apa saja tujuh keajaiban dunia versi Islam, maka yang dimaksud adalah tujuh peristiwa luar biasa berikut:

  1. Hewan yang berbicara di akhir zaman
  2. Pohon kurma yang menangis
  3. Batu yang mengucapkan salam
  4. Pengaduan seekor unta
  5. Semut yang berbicara
  6. Laut yang terbelah
  7. Tidurnya Ashabul Kahfi

Para ulama seperti Ibnu Abbas, Ibnu Katsir, dan Qatadah sepakat bahwa semua peristiwa apa saja tujuh keajaiban dunia ini adalah bukti nyata kekuasaan Allah, bukan sekadar cerita.

Sementara Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menegaskan bahwa kisah-kisah ini seharusnya membuat hati lebih tersentuh, iman semakin kuat, dan kita jadi lebih berhati-hati dalam menjalani hidup.

Pada akhirnya, pembahasan ini bukan sekadar menjawab apa saja tujuh keajaiban dunia, tapi juga mengajak kita untuk melihat bahwa keajaiban terbesar adalah bagaimana Allah menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya dalam berbagai bentuk.

Dan dari situlah, perlahan kita belajar untuk lebih dekat, lebih peka, dan lebih yakin.

Apakah Ini Benar Tujuh Keajaiban Dunia dalam Islam?

Di sini penting untuk diluruskan. Para ulama sepakat bahwa semua kisah di atas memang benar adanya, karena bersumber dari Al-Qur’an dan hadis sahih.

Namun, mereka juga menegaskan bahwa istilah tujuh keajaiban dunia versi Islam hanyalah penyederhanaan yang dibuat manusia. Bukan istilah resmi dalam syariat.

Sebagian ulama kontemporer menggunakan istilah ini sebagai metode dakwah agar lebih mudah dipahami. Sementara yang lain lebih berhati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, seolah-olah ada daftar resmi seperti versi dunia modern.

Baca Juga: Jarang Disadari! Ini 10 Keajaiban Allah di Kehidupan Sehari-Hari

Mari Lebih Dekat dengan Al-Qur’an

Dari semua pembahasan apa saja tujuh keajaiban dunia, satu hal yang jelas bahwa keajaiban terbesar sebenarnya bukan hanya peristiwanya, tapi pesan yang dibawa.

Dan semua itu bisa kita temukan langsung di dalam Al-Qur’an. Kalau ingin mulai lebih rutin membaca dan memahami Al-Qur’an, penting juga memilih mushaf yang nyaman digunakan. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah Safwan Quran.

Dengan cetakan yang jelas dan tidak melelahkan di mata, tajwid berwarna yang memudahkan pemula, serta sudah melalui tashih resmi LPMQ Kemenag RI, membaca Al-Qur’an jadi terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Kadang, langkah kecil seperti memilih mushaf yang tepat bisa jadi awal perubahan besar.

Jadi, setelah tahu apa saja tujuh keajaiban dunia versi Islam, inilah waktu yang pas untuk lebih dekat dengan sumber utamanya Al-Qur’an itu sendiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top