Safwanquran.com – Jika kita berbicara tentang Al-Qur’an, rasanya hampir semua Muslim sepakat bahwa Surat Al-Fatihah punya tempat yang sangat istimewa.
Surat ini bukan hanya surat yang selalu kita baca dalam setiap rakaat shalat dan mungkin kita sudah hafal di luar kepala.
Namun, lebih dari itu, surat Al Fatihah termasuk surat yang menjadi inti ajaran Islam, merangkum akidah, ibadah, doa, dan harapan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Mari kita bahas secara lengkap tentang keutamaan dan keistimewaan Surat Al-Fatihah, berdasarkan dalil dan pendapat dari ulama salaf dan kontemporer.
Surat Al Fatihah Termasuk Surat Makkiyah
Para ulama mayoritas sepakat bahwa surat Al Fatihah termasuk surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah pada masa awal kenabian.
Ibnu Abbas dan Qatadah termasuk ulama yang menguatkan pendapat ini. Al-Fatihah turun sebagai pondasi awal dakwah Islam yang mengajarkan tauhid, penghambaan, dan doa kepada Allah SWT.
Meski ada pendapat minoritas yang menyebutnya surat al fatihah adalah golongan Madaniyah, tapi, dalil kuat dalam Al-Qur’an menguatkan pendapat Makkiyah.
Salah satunya adalah penyebutan Al-Fatihah sebagai sab’ul matsani (tujuh ayat yang diulang-ulang) dalam QS Al-Hijr ayat 87. Ini menunjukkan betapa pentingnya surat ini sejak awal risalah Islam.
Lima Keutamaan Surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah dikenal memiliki lima keutamaan besar yang sering disebut dalam berbagai rujukan keislaman.
Keutamaannya tidak hanya bersandar pada pemahaman umum umat Islam, tetapi juga dikuatkan oleh dalil Al-Qur’an, hadits Nabi, serta penjelasan para ulama lintas generasi.
Ulama klasik seperti Ibnu Qayyim hingga ulama kontemporer dalam fatwa modern sepakat bahwa surat Al Fatihah termasuk surat yang paling padat makna dan paling besar pengaruhnya dalam kehidupan seorang Muslim. Berikut ini lima keutamaan utama Surat Al-Fatihah yang menjadikannya begitu istimewa.
1. Rukun Shalat yang Tidak Bisa Ditinggalkan

Keutamaan pertama dan paling mendasar adalah kedudukannya sebagai rukun shalat. Surat Al Fatihah termasuk surat yang wajib dibaca pada setiap rakaat shalat, baik shalat wajib maupun sunnah. Tanpa membacanya, shalat seseorang dianggap tidak sah.
Rasulullah SAW dengan tegas menyampaikan bahwa tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab.
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, sehingga kekuatannya tidak diragukan lagi.
Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa Al-Fatihah adalah pondasi shalat karena di dalamnya terangkum tauhid, penghambaan, doa, dan pengakuan ketergantungan penuh kepada Allah.
Ulama kontemporer juga menegaskan hal serupa. Mereka menyebut Al-Fatihah sebagai inti shalat, sebab seluruh gerakan dan bacaan shalat bermuara pada makna yang terkandung dalam surat ini.
2. Penyembuh Penyakit Jasmani dan Rohani

Keutamaan berikutnya, surat Al Fatihah termasuk surat yang dikenal sebagai syifa atau obat.
Bukan hanya untuk penyakit fisik, tetapi juga penyakit batin seperti kegelisahan, ketakutan, dan kesedihan.
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Fatihatul Kitab adalah obat bagi segala penyakit. Kisah sahabat Nabi yang meruqyah seseorang yang tersengat kalajengking hanya dengan membaca Al-Fatihah menjadi bukti nyata keutamaannya. Dengan izin Allah, orang tersebut sembuh seketika.
Ibnu Qayyim menyebut Al-Fatihah sebagai ruqyah paling sempurna karena mengandung pujian, doa, dan permohonan perlindungan kepada Allah.
Ketika dibaca dengan keyakinan dan hati yang hadir, Al-Fatihah mampu menenangkan jiwa dan menguatkan batin.
Baca Juga: Makna Surat AlFatihah yang Jadi Faktor Khusyuk dalam Doa
3. Pemenuh Segala Hajat

Banyak ulama menjelaskan bahwa surat Al Fatihah termasuk surat yang dapat dijadikan wasilah untuk memudahkan hajat.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Al-Fatihah dibaca sesuai dengan tujuan dan niat pembacanya.
Artinya, ketika seseorang membaca Al-Fatihah dengan niat tertentu, maka bacaan itu menjadi doa yang penuh harapan.
Ulama salaf seperti Abu Sa’id Al-Khudri mengamalkan Al-Fatihah untuk pengobatan dan kebutuhan tertentu.
Ulama kontemporer pun menegaskan bahwa kunci dari amalan ini adalah niat yang lurus dan keyakinan penuh kepada Allah, bukan pada bacaan semata.
Inilah mengapa Al-Fatihah sering dibaca dalam berbagai kesempatan, mulai dari memulai pekerjaan, berdoa, hingga memohon kelancaran urusan.
4. Dialog Langsung antara Hamba dan Allah

Keutamaan yang sangat menyentuh adalah bahwa surat Al Fatihah termasuk surat yang menjadi dialog langsung antara hamba dan Rabb-nya.
Dalam hadits qudsi, Allah menjelaskan bahwa setiap ayat Al-Fatihah mendapatkan jawaban dari-Nya.
Saat seorang hamba memuji Allah, Allah membalas pujian tersebut. Ketika hamba mengucapkan permohonan pertolongan dan hidayah, Allah berjanji akan mengabulkannya.
Ibnu Qayyim menyebut Al-Fatihah sebagai bentuk komunikasi spiritual yang paling sempurna, karena memadukan iman, penghambaan, dan doa dalam satu rangkaian ayat.
Membaca Al-Fatihah dengan kesadaran ini membuat shalat dan doa terasa lebih hidup, bukan sekadar rutinitas lisan.
5. Sab’ul Matsani yang Sangat Istimewa

Keutamaan terakhir, surat Al Fatihah termasuk surat yang disebut langsung oleh Allah sebagai Sab’ul Matsani, yaitu tujuh ayat yang diulang-ulang.
Penyebutan ini terdapat dalam QS Al-Hijr ayat 87, menandakan kedudukan Al-Fatihah yang sangat tinggi.
Para ulama menjelaskan bahwa Al-Fatihah adalah Ummul Qur’an, inti dari seluruh isi Al-Qur’an. Ibnu Qayyim menyebutnya sebagai kunci kemenangan, keberkahan, dan petunjuk hidup.
Ulama kontemporer pun menegaskan bahwa keistimewaan ini tidak dimiliki oleh surat lain, apalagi oleh kitab-kitab sebelumnya.
Karena itulah, membaca Al-Fatihah dengan penuh penghayatan bukan hanya mendatangkan pahala, tetapi juga membuka pintu kebaikan dalam berbagai aspek kehidupan.
Pandangan Ulama Kontemporer tentang Membaca Al Fatihah untuk Hajat
Ulama kontemporer, khususnya dari kalangan NU Indonesia, sepakat bahwa surat Al Fatihah termasuk bacaan yang bisa dijadikan wasilah untuk memenuhi hajat.
KH Azizi Hasbullah, seorang ulama NU, menjelaskan tradisi membaca Al-Fatihah setelah penetapan hukum di forum Bahtsul Masail agar keputusan yang diambil menjadi barokah dan mendatangkan maslahat.
Beliau menekankan makna ayat “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in” sebagai permohonan pertolongan hanya kepada Allah untuk segala hajat.
Zainuddin Lubis, pegiat kajian Islam, juga menyatakan bahwa membaca Al-Fatihah di luar shalat untuk hajat tertentu seperti pengobatan atau kesuksesan itu diperbolehkan dan bukan bid’ah.
Ia mengutip Ibnu Qayyim yang menyebut Al-Fatihah sebagai “kunci sukses bagi yang berusaha”.
Bahkan Mufti Mesir Syauqi Alam Ibrahim dalam fatwanya tahun 2018 membolehkan membaca Al-Fatihah untuk berbagai hajat, termasuk sebagai hadiah pahala bagi orang yang sudah meninggal.
Tradisi tarekat Naqsyabandiyah juga memakainya sebagai sarana berdoa dan dzikir untuk hajat ruhani.
Baca Juga: Inilah Isi Surat Alfatihah dan Cara Mengamalkan Maknanya
Saatnya Lebih Dekat dengan Al-Qur’an
Setelah mengetahui semua keutamaan surat ummul kitab ini, semakin jelas bahwa surat Al Fatihah termasuk surat paling penting dalam kehidupan seorang Muslim. Ia bukan sekadar bacaan rutin, tetapi sumber kekuatan, doa, dan petunjuk hidup.
Mulai sekarang, yuk kita baca Al-Fatihah dengan lebih tenang dan penuh kesadaran. Jangan sekadar dilafalkan, tapi coba pahami makna tiap ayatnya, resapi dengan hati, lalu rasakan sendiri ketenangan dan kekuatannya.
Kalau ingin semakin dekat dengan Al-Qur’an, langkah paling sederhana adalah membiasakan diri membaca dan memahami surat demi surat.
Nah, agar tilawah lebih nyaman dan khusyuk, maka memiliki mushaf Al-Qur’an yang berkualitas juga sangat penting.
Safwan Quran adalah mushaf Alquran berkualitas yang dirancang agar membaca jadi lebih mudah dan nyaman.
Dilengkapi tajwid berwarna, transliterasi Latin, tanda waqaf jelas, serta terjemah per kata dan tematik, membantu pembaca bukan hanya lancar membaca, tapi juga memahami maknanya.
Untuk yang ingin menjaga dan memperkuat hafalan, Safwan Quran Hafazan hadir sebagai pilihan praktis dan tepat, menemani tilawah dan tadabbur harian dengan lebih fokus dan bermakna.
Yuk miliki alquran terbaik dari safwan quran sekarang juga!
