Safwanquran.com – Air Zam Zam adalah air yang penuh keberkahan dan memiliki keutamaan khusus dalam Islam. Banyak hadits tentang air zam-zam menjelaskan bahwa air ini dapat menjadi sebab kebaikan, kesembuhan, dan terkabulnya doa jika diminum dengan niat yang baik.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memahami manfaat air Zam Zam sekaligus adab meminumnya. Dengan mengetahui hadits tentang air zam zam, kita bisa lebih menghargai nikmat ini dan meminumnya dengan cara yang sesuai sunnah.
Mengenal Air Zam Zam
Air Zam Zam berasal dari sumur Zam Zam yang terletak tidak jauh dari Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. Dalam bahasa Arab, kata zamzam diartikan sebagai sesuatu yang banyak atau melimpah. Nama tersebut sesuai dengan kondisi sumur Zam Zam yang terus mengeluarkan air hingga sekarang.
Para ulama juga menyebutkan beberapa nama lain untuk air Zam Zam, seperti Barrah (kebaikan), Hazmah Jibril (galian Malaikat Jibril), Syifa’ Suqm (obat penyakit), dan Tha’amu Tu’im (makanan yang mengenyangkan). Semua nama tersebut menunjukkan kemuliaan air Zam Zam sebagai karunia dari Allah SWT.
Hadits tentang Air Zam Zam yang Menjelaskan Keutamaannya
Berikut beberapa hadits tentang air zam zam yang menjelaskan keberkahan dan keistimewaannya.
1. Air Zam Zam Sesuai dengan Niat Peminumnya

مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ
Mā’u zamzama limā syuriba lahū
“Air Zam Zam itu sesuai dengan apa yang diniatkan ketika meminumnya.” (HR. Ibnu Majah dalam Sunan Ibnu Majah no. 3062). Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan beberapa perawi lainnya.
Salah satu hadits tentang air zam zam yang paling populer ini menunjukkan bahwa keberkahan air Zam Zam sangat berkaitan dengan niat orang yang meminumnya.
Oleh karena itu, para ulama menganjurkan agar setiap Muslim menghadirkan niat yang baik, seperti memohon kesembuhan, ilmu yang bermanfaat, rezeki halal, maupun kemudahan dalam urusan dunia dan akhirat. Yang perlu diyakini, Allah-lah yang memberikan manfaat, sedangkan air Zam Zam hanyalah sebab yang penuh keberkahan.
2. Air Zamzam sebagai Makanan dan Obat

إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ، وَإِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ، وَشِفَاءُ سُقْمٍ
Innahā mubārakah, wa innahā ṭa’āmu ṭu’m, wa syifā’u suqm.
“Sesungguhnya air itu diberkahi, ia adalah makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit.” (HR. Abu Dawud Ath-Thayalisi dalam Musnad-nya no. 459)
Melalui hadits tentang air zam zam ini, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa air Zam Zam bukan sekadar air biasa.
Allah memberikan keberkahan sehingga air tersebut dapat menjadi makanan yang mengenyangkan sekaligus sebab datangnya kesembuhan.
Para ulama menerangkan bahwa manfaat tersebut terjadi atas izin Allah SWT, bukan karena kekuatan air itu sendiri.
3. Air Zam Zam sebagai Air Terbaik di Muka Bumi

خَيْرُ مَاءٍ عَلَى وَجْهِ الْأَرْضِ مَاءُ زَمْزَمَ، فِيهِ طَعَامٌ مِنَ الطُّعْمِ وَشِفَاءٌ مِنَ السُّقْمِ
Khairu mā’in ‘alā wajhil-arḍi mā’u zamzam, fīhi ṭa’āmun minaṭ-ṭu’m wa syifā’un minaṣ-ṣuqm.
“Air terbaik di atas muka bumi adalah air Zam Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir no. 11167)
Hadits tentang air Zam Zam ini menunjukkan betapa mulianya air yang berasal dari sumur Zam Zam. Keutamaannya bukan hanya karena berada di Tanah Suci, tetapi juga karena Allah SWT menganugerahkan keberkahan dan manfaat yang besar bagi hamba-Nya.
Baca Juga: Mukjizat Air Zam Zam dalam Perspektif Ilmiah dan Spiritual
4. Air Zam Zam untuk Ikhtiar Kesembuhan

إِنَّ الْحُمَّى مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ، فَأَبْرِدُوهَا بِمَاءِ زَمْزَمَ
“Sesungguhnya demam itu berasal dari panas neraka, maka dinginkanlah dengan air Zam Zam.” (HR. Ahmad dalam Musnad Ahmad no. 2649)
Dalam hadits tentang air zam zam ini, Rasulullah SAW mengajarkan bahwa air Zam Zam dapat dijadikan salah satu ikhtiar dalam mencari kesembuhan.
Meski demikian, umat Islam tetap harus meyakini bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah SWT, sedangkan air Zam Zam merupakan salah satu sebab yang diberkahi.
5.Rasulullah SAW pernah minum Zam Zam sambil berdiri

Ibnu Abbas meriwayatkan:
شَرِبَ النَّبِيُّ ﷺ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ وَهُوَ قَائِمٌ
Artinya:
“Nabi SAW pernah meminum air Zam Zam dalam keadaan berdiri.” (HR. Bukhari no. 1529)
Hadits ini, menunjukkan bahwa minum sambil berdiri diperbolehkan dalam kondisi tertentu. Namun secara umum, minum sambil duduk tetap menjadi adab yang lebih utama.
Manfaat Air Zam Zam Berdasarkan Hadits
Berbagai hadits tentang air zam zam menjelaskan bahwa air ini memiliki sejumlah manfaat dan keutamaan yang dapat dipahami serta diamalkan oleh umat Islam.
- Air yang penuh keberkahan
Rasulullah SAW menyebut air Zam Zam sebagai air yang diberkahi. Keberkahan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa umat Islam dari seluruh dunia membawa pulang air Zam Zam setelah menunaikan ibadah haji atau umrah.
- Menjadi sebab terkabulnya doa
Hadits “Air Zam Zam sesuai dengan niat peminumnya” menunjukkan bahwa saat meminumnya, seseorang dianjurkan memperbanyak doa dan berharap kebaikan kepada Allah SWT.
- Dapat mengenyangkan
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa air Zam Zam merupakan makanan yang mengenyangkan. Hal ini menunjukkan adanya keberkahan yang Allah letakkan pada air tersebut.
- Menjadi sebab kesembuhan
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa air Zam Zam merupakan obat bagi penyakit. Bahkan para ulama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW juga pernah membawa air Zam Zam untuk diberikan kepada orang yang sakit.
Adab Meminum Air Zam Zam
Agar memperoleh keberkahan secara sempurna, para ulama menganjurkan beberapa adab ketika meminum air Zam Zam.
- Berniat memohon kebaikan kepada Allah SWT.
- Membaca Bismillah sebelum minum.
- Menghadap kiblat apabila memungkinkan.
- Minum dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
- Minum sambil duduk jika memungkinkan, meskipun berdiri juga diperbolehkan berdasarkan hadits.
- Minum dalam tiga tegukan.
- Berdoa kepada Allah setelah atau ketika meminumnya.
- Mengucapkan Alhamdulillah setelah selesai.
Adab-adab tersebut bukan merupakan syarat sah, melainkan bentuk penghormatan terhadap air yang Allah muliakan.
Doa Ketika Minum Air Zam Zam
Salah satu doa yang populer dibaca ketika meminum air Zam Zam adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”
Doa ini banyak diamalkan oleh para ulama sebagai bentuk harapan agar keberkahan air Zam Zam menjadi jalan datangnya berbagai kebaikan.
Baca Juga: Air Zam Zam dari Nabi, Benarkah Memiliki Keutamaan Luar Biasa?
Memanfaatkan Keberkahan Zam zam Dengan Tilawah
Berbagai hadits tentang air zam zam menunjukkan bahwa air ini merupakan salah satu nikmat Allah yang penuh keberkahan. Air Zam Zam dapat menjadi sebab datangnya kebaikan, mengenyangkan, menjadi ikhtiar kesembuhan, serta dianjurkan diminum dengan niat yang baik dan adab yang benar.
Meski demikian, yang paling penting untuk diingat adalah bahwa segala manfaat tersebut berasal dari Allah SWT. Air Zam Zam hanyalah sebab yang Allah muliakan, sedangkan kesembuhan, rezeki, dan terkabulnya doa tetap berada di tangan-Nya.
Selain memanfaatkan keberkahan air Zam Zam, setiap Muslim juga dianjurkan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dengan membaca Al-Qur’an setiap hari.
Agar aktivitas tilawah terasa lebih nyaman dan menyenangkan, Anda dapat menggunakan Safwan Quran yang dilengkapi tajwid berwarna, terjemah per kata sesuai standar Kementerian Agama RI, transliterasi Latin, panduan makharijul huruf, hingga QR video pembelajaran tajwid.
Dengan tampilan yang nyaman dibaca dan desain yang kokoh, Safwan Quran bisa menjadi sahabat terbaik selama tilawah.
Mari, rasakan kemudahan belajar Alquran dengan lebih terarah bersama Safwan Quran!


