masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah

Alasan Masjid yang Pertama Kali Dibangun Nabi adalah Masjid Quba

Safwanquran.com – Ketika membahas sejarah Islam, satu pertanyaan yang sering muncul adalah masjid apa yang pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad ? 

Mungkin, banyak di antara kita yang langsung menjawab Masjid Nabawi atau bahkan Masjidil Haram. Padahal, jika merujuk pada sirah Nabi secara runtut, masjid yang pertama kali dibangun Nabi adalah Masjid Quba.

Fakta ini bukan sekadar catatan sejarah, tapi menyimpan pesan mendalam tentang iman, persaudaraan, dan prioritas hidup seorang Muslim. Artikel ini akan mengulas alasan masjid yang pertama kali dibangun nabi adalam Masjid Quba, lengkap dengan kisah, keutamaan, dan hikmah yang relevan hingga hari ini.

Masjid Quba dalam Perjalanan Hijrah Nabi

Masjid Quba dibangun secara bersama-sama oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat pada masa hijrah tahun 1 Hijriah atau 622 Masehi. 

Dalam perjalanan hijrah dari Makkah, Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar tiba di wilayah Quba pada 8 Rabiul Awwal (23 September 622 M). Kedatangan mereka disambut hangat oleh penduduk Bani Amr bin Auf. 

Nabi kemudian tinggal selama sekitar empat hingga lima hari di rumah Sa’ad bin Khaulah atau Kulsum binti Hadam, sambil menunggu Ali bin Abi Thalib menyusul, sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat Madinah.

Lokasi Masjid Quba dipilih di sebuah kebun kurma milik Kulsum binti Hadam dengan luas sekitar 1.200 meter persegi yang diwakafkan untuk masjid. Atas perintah Nabi, lahan tersebut dibersihkan terlebih dahulu dengan menggali kuburan musyrik yang ada, menutup lubang-lubang tanah, menebang pohon kurma, dan meratakan permukaannya. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik dalam hadis riwayat Bukhari.

Bangunan Masjid Quba dirancang langsung oleh Nabi Muhammad SAW dengan bentuk yang sangat sederhana. Masjid ini tidak memiliki pondasi beton, atapnya terbuat dari pelepah kurma, dan dindingnya dari batu serta tanah liat. 

Nabi meletakkan batu pertama sebagai penanda mihrab, yang saat itu masih menghadap ke Baitul Maqdis. Setelah itu, Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan turut meletakkan batu sebagai bentuk keterlibatan langsung.

Seluruh sahabat, baik dari kalangan Muhajirin maupun Anshar, ikut bergotong royong mengangkat batu dan mengaduk tanah liat sambil bertakbir. Masjid Quba pun selesai dibangun hanya dalam beberapa hari, dan Nabi Muhammad SAW memimpin shalat berjamaah pertama di sana.

Setelah turunnya perintah perubahan arah kiblat ke Ka’bah sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 144, Masjid Quba mengalami penyesuaian arah kiblat. 

Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi sendiri yang mengatur perubahan kiblat dan menyempurnakan susunan batu di sekeliling masjid tersebut.

Alasan Masjid yang Pertama Kali Dibangun Nabi Adalah Masjid Quba

Masjid Quba dikenal dalam sejarah Islam sebagai masjid yang pertama kali dibangun Nabi adalah Masjid Quba, tepat setelah hijrah ke Madinah pada tahun 1 Hijriah atau 622 Masehi. Pembangunannya bukan tanpa alasan. 

Ada sejumlah pertimbangan penting yang menunjukkan mengapa masjid ini didirikan lebih dulu, lengkap dengan nilai spiritual dan sosial yang mendalam.

1. Menjadi Tempat Singgah dalam Perjalanan Hijrah

masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah

Setelah hijrah dari Makkah, Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar singgah di wilayah Quba, tepatnya di perkampungan Bani Amr bin Auf. Selama sekitar empat hingga lima hari menetap di sana, Nabi memerintahkan pembangunan masjid sebagai tempat shalat berjamaah pertama umat Islam secara terbuka. 

Karena itulah, masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah Masjid Quba, tempat awal berkumpulnya kaum Muslimin pasca hijrah. Hal ini disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari yang menjelaskan persinggahan Nabi dan pendirian masjid di wilayah tersebut.

2. Didirikan di Atas Fondasi Takwa

masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah

Salah satu alasan paling utama mengapa masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah Masjid Quba ialah karena masjid ini didirikan dengan niat yang tulus, semata-mata untuk ketaatan kepada Allah. 

Tidak ada unsur riya, kepentingan dunia, atau tujuan merusak, sebagaimana yang terjadi pada Masjid Dirar. Bahkan, Allah secara langsung memuji Masjid Quba dalam Al-Qur’an sebagai masjid yang dibangun di atas dasar takwa sejak hari pertama, sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 108.

Baca Juga: Makam Rasulullah Berada di Kota Apa? Ini Jawaban & Sejarahnya

3. Menjadi Tempat Ibadah Pertama Umat Islam

masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah

Setelah hijrah, umat Islam sangat membutuhkan tempat ibadah yang aman dan bebas dari tekanan kaum Quraisy. Masjid Quba pun menjadi pusat shalat berjamaah, dakwah, dan pemersatu pertama antara kaum Muhajirin dan Anshar.

Inilah sebab lain mengapa masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah Masjid Quba, karena ia menjadi titik awal kehidupan ibadah dan sosial umat Islam di Madinah. Dalam sirah Nabi disebutkan bahwa Rasulullah SAW turut shalat dan beribadah di masjid ini selama masa singgahnya.

4. Dibangun Langsung oleh Nabi Muhammad SAW

masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah

Keistimewaan Masjid Quba juga terletak pada keterlibatan langsung Nabi Muhammad SAW dalam pembangunannya. Beliau meletakkan batu pertama sebagai penanda mihrab, lalu diikuti oleh sahabat-sahabat utama seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan. 

Masjid ini dibangun di atas tanah milik Kulsum bin Hadam yang diwakafkan untuk kepentingan umat. Peristiwa ini semakin menegaskan bahwa masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah Masjid Quba, sebagai simbol awal berdirinya masyarakat Islam di Madinah, sebagaimana disaksikan langsung oleh Anas bin Malik dalam riwayat Bukhari.

5. Simbol Persatuan dan Kebersihan Spiritual

masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Quba juga menjadi simbol persatuan umat Islam. Proses pembangunannya melibatkan kebersamaan antara kaum Muhajirin dan Anshar, sekaligus menanamkan pentingnya kesucian lahir dan batin.

 Al-Qur’an menyebut bahwa di dalam masjid ini terdapat orang-orang yang senang menjaga kebersihan diri, dan Allah mencintai mereka yang bersuci. 

Inilah alasan terakhir, yang memperkuat mengapa masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah Masjid Quba. Bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi spiritual umat Islam sejak awal.

Keistimewaan Masjid Quba Tertulis Dalam Hadits

Shalat di masjid yang pertama kali dibangun nabi adalah hal yang memiliki keutamaan sangat besar dalam Islam. Salah satu keutamaan adalah pahala yang disamakan dengan ibadah umrah.

Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 1412) dan Tirmidzi (no. 324) dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunayf. Rasulullah SAW bersabda:

“مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ”

“Barang siapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba dan shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah.”

Hadis ini dinilai hasan oleh para ulama, sehingga keutamaannya dapat dijadikan pegangan dan motivasi bagi kaum Muslimin untuk menghidupkan ibadah di Masjid Quba.

Baca Juga: Masjid Nabawi Adalah Masjid Kedua dalam Islam. Ini Faktanya

Ajak Diri Kembali Dekat dengan Alquran

Jika Masjid Quba dibangun sebagai fondasi peradaban Islam, maka Alquran adalah fondasi iman seorang Muslim. Membacanya bukan sekadar rutinitas, tapi kebutuhan hati.

Maka, agar membaca Alquran semakin nyaman dan konsisten, menggunakan mushaf yang jelas, rapi, dan mudah dibaca sangatlah membantu. 

Oleh karena itu, Safwan Quran hadir dengan desain mushaf yang memudahkan tajwid, enak dibaca, dan cocok untuk semua kalangan, baik pemula maupun yang ingin lebih tenang dengan alquran.

Yuk, hidupkan kembali semangat Masjid Quba dalam diri kita, dengan memperbanyak interaksi dengan Alquran. Membacanya setiap hari dan menjadikan Alquran sahabat setia dalam perjalanan imanmu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top