surat makiyah

7 Ciri Surat Makiyah, Contoh Surat dan Penjelasannya

Safwanquran.com– Surat makiyah artinya surah atau ayat Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebelum beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Surat ini memiliki beberapa ciri khas, di antaranya ayat yang cenderung singkat dan padat, fokus pembahasan pada tauhid dan akidah, seruan yang bersifat universal, hingga gaya bahasa yang puitis dan menyentuh.

Coba bayangkan suasana Makkah ratusan tahun silam, kota ramai yang jadi pusat perdagangan, tapi di balik hiruk pikuknya, masyarakat Arab saat itu masih banyak yang menyembah berhala dan menjalankan tradisi jahiliah. 

Di tengah kondisi itulah Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menyampaikan risalah Islam, dan wahyu yang turun sebelum peristiwa hijrah inilah yang kemudian kita kenal sebagai surat Makkiyah. 

Lalu, apa saja ciri khasnya secara lebih rinci, dan kenapa karakternya begitu berbeda dari surat Madaniyah? Yuk, kita bahas satu per satu.

Surat Makiyah Artinya Apa?

Secara sederhana, surat makkiyah artinya surah atau ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebelum beliau hijrah dari Makkah ke Madinah.

Banyak yang mengira semua surat Makkiyah pasti turun di Kota Makkah. Padahal, patokan utamanya bukan lokasi turunnya wahyu, melainkan waktu turunnya. Selama wahyu itu turun sebelum hijrah, masuk kategori surah Makiyah, meskipun bisa saja turun di tempat lain.

Sebagian besar surat Makkiyah membahas prinsip dasar Islam yang berkaitan dengan akidah dan keimanan, seperti:

  • Tauhid atau keesaan Allah SWT
  • Keimanan kepada para nabi dan rasul
  • Hari kiamat dan kehidupan setelah kematian
  • Surga dan neraka
  • Kisah umat terdahulu sebagai pelajaran
  • Penolakan terhadap kemusyrikan

Karena turun pada masa awal dakwah, fokus utama surah Makiyah memang membangun pondasi akidah yang kuat di hati umat manusia terlebih dahulu.

7 Ciri Khas Surat Makiyah

Setelah paham surah makkiyah artinya, sekarang saatnya kenalan lebih dekat dengan ciri-ciri khasnya.

1. Ayatnya Cenderung Singkat dan Padat

surat makiyah

Ciri paling mudah dikenali dari surat Makiyah adalah bentuk ayatnya yang relatif pendek. Ayat-ayatnya disusun ringkas, tapi maknanya dalam banget. Gaya penyampaian seperti ini memudahkan masyarakat Arab kala itu untuk menghafal dan memahami pesan yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

Meski singkat, kandungan maknanya tetap kuat dan mampu menyentuh hati siapa saja yang mendengarnya. Ini salah satu keistimewaan yang membuat Al-Qur’an jadi mukjizat luar biasa.

2. Menekankan Masalah Akidah dan Tauhid

surat makiyah

Ciri berikutnya, fokus pembahasannya sangat kuat pada persoalan akidah. Sebagian besar surat Makkiyah bicara soal keesaan Allah SWT, keimanan kepada para nabi, hari kebangkitan, sampai kehidupan setelah kematian.

Karena masyarakat Arab saat itu masih banyak yang menyembah berhala. Jadi wajar kalau Allah SWT menurunkan ayat-ayat yang bertujuan memperbaiki keyakinan mereka dulu, sebelum masuk ke hukum-hukum Islam yang lebih rinci. 

Bisa dibilang, surat makiyah artinya wahyu yang berperan membangun fondasi keimanan umat Islam sejak awal.

3. Seruannya Bersifat Universal

surat makiyah

Kalau diperhatikan, banyak surat Makkiyah pakai seruan seperti “Yaa ayyuhan naas” (wahai manusia) atau “Yaa bani Adam” (wahai anak cucu Adam). Seruan ini menunjukkan pesannya ditujukan untuk seluruh umat manusia, bukan cuma orang-orang yang sudah beriman saja.

Ini berbeda dengan banyak surat Madaniyah yang lebih sering pakai seruan “Yaa ayyuhalladzina aamanuu” (wahai orang-orang yang beriman). Karena itu, pesan dalam surat Makiyah artinya punya cakupan yang jauh lebih luas dan universal.

Baca Juga: Surah Madaniyah Apa Saja? Ini Daftar Lengkap & Ciri-Cirinya

4. Memuat Ayat Sajdah dan Lafadz Kalla

surat makiyah

Ciri lain yang sering ditemukan dalam surat Makkiyah adalah adanya ayat sajdah, yaitu ayat yang dianjurkan untuk sujud tilawah ketika dibaca atau didengar. Kehadiran ayat ini jadi pengingat kebesaran Allah SWT sekaligus menumbuhkan rasa tunduk kepada-Nya.

Selain itu, banyak juga ditemukan lafadz “kalla” yang artinya “sekali-kali tidak”, sebagai bentuk penegasan atas kesalahan keyakinan kaum musyrik. Penggunaan lafaz ini membuat pesannya terasa lebih kuat dan tegas.

5. Diawali dengan Huruf Muqatha’ah

surat makiyah

Sebagian besar surat yang dibuka dengan huruf-huruf muqatha’ah termasuk kategori Makkiyah. Contohnya Alif Lam Mim, Alif Lam Ra, Ha Mim, Qaf, dan Nun. Huruf-huruf ini dikenal sebagai fawatihus suwar atau pembuka surah.

Sampai sekarang, makna pasti dari huruf muqatta’ah hanya diketahui Allah SWT. Banyak ulama berpendapat bahwa huruf-huruf tersebut merupakan bagian dari kemukjizatan Al-Qur’an yang menegaskan keagungan firman Allah SWT. 

6. Menggunakan Gaya Bahasa yang Puitis dan Menyentuh

Ciri khas lainnya, gaya bahasanya sangat indah, puitis, dan retoris. Surat Makkiyah sering pakai kalimat-kalimat yang menggugah hati, mengajak manusia berpikir, dan merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

Tidak jarang juga ditemukan sumpah-sumpah Allah terhadap makhluk-Nya, seperti matahari, bulan, langit, atau waktu, sebagai penegasan atas pesan yang disampaikan. Keindahan bahasa inilah yang bikin banyak orang Arab kala itu terkagum-kagum saat mendengar ayat Al-Qur’an dibacakan.

7. Mengandung Penolakan terhadap Kemusyrikan

Pada masa dakwah di Makkah, Nabi Muhammad SAW menghadapi perlawanan cukup besar dari kaum musyrik Quraisy. Karena itu, banyak surat Makkiyah yang secara tegas membantah praktik penyembahan berhala dan berbagai bentuk kemusyrikan lainnya.

Ayat-ayatnya mengajak manusia meninggalkan keyakinan yang salah dan kembali menyembah Allah semata. Ayat-ayat dalam surat Makiyah mengandung pesan yang kuat untuk mengarahkan manusia agar hanya beribadah kepada Allah SWT dan menjadikan-Nya satu-satunya tempat memohon pertolongan. 

7 Contoh Surat Makiyah yang Populer

Agar semakin mengenal surat Makkiyah, berikut beberapa contoh surah yang termasuk dalam kategori tersebut. 

  1. Al-Fatihah — Surat pembuka Al-Qur’an, isinya ringkas tapi padat, berisi pujian kepada Allah dan permohonan petunjuk.
  2. Yusuf — Mengisahkan Nabi Yusuf secara runtut, sarat pelajaran tentang kesabaran dan keyakinan bahwa pertolongan Allah pasti datang.
  3. Maryam — Memuat kisah Nabi Zakaria, Maryam, dan kelahiran Nabi Isa, menegaskan kekuasaan Allah.
  4. Al-Kahfi — Berisi kisah penuh hikmah seperti Ashabul Kahfi dan Nabi Musa dengan Khidr, mengajarkan tawakal dan keteguhan iman.
  5. Yasin — Sering disebut “jantung Al-Qur’an”, menekankan risalah kenabian dan kebangkitan setelah mati.
  6. Ar-Rahman — Mengulang nikmat Allah berkali-kali sebagai pengingat agar manusia bersyukur.
  7. Al-Mulk — Mengingatkan bahwa kekuasaan mutlak ada di tangan Allah dan mendorong manusia merenungi penciptaan.

Kalau ingin lebih mudah mengingatnya, kelompokkan saja surat-surat populer seperti Yusuf, Maryam, Al-Kahfi, Yasin, Ar-Rahman, dan Al-Mulk, karena surat-surat ini paling sering dibahas dalam kajian tafsir maupun tahsin.

Baca Juga: Perbedaan Makkiyah dan Madaniyah, Ciri-Ciri Dan Contohnya

Mengenal Pesan Islam Lewat Tilawah

Secara garis besar, surat Makiyah merupakan kumpulan surah atau ayat Al-Qur’an yang turun pada masa sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Surat ini punya ciri khas berupa ayat yang singkat, fokus pada tauhid dan akidah, seruan yang universal, gaya bahasa yang kuat dan puitis, serta penolakan tegas terhadap segala bentuk kemusyrikan.

Memahami surat Makkiyah membantu kita mengenal lebih dalam pesan-pesan dasar Islam yang jadi fondasi kehidupan seorang Muslim. Karena itu, membaca dan mentadaburi Al-Qur’an sebaiknya menjadi kebiasaan yang terus dijaga setiap hari.

Agar pengalaman membaca Al-Qur’an semakin nyaman dan menyenangkan, pilihlah mushaf yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Safwan Quran hadir dengan berbagai pilihan Al-Qur’an, mulai dari untuk anak-anak, pemula, hingga para penghafal Al-Qur’an, tersedia pula dalam beragam ukuran dan tipe yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar maupun ibadah sehari-hari.

Mari jadikan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas harian untuk meraih keberkahan dunia dan akhirat, bersama Al-Qur’an terbaik dari Safwan Quran!

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top