Safwanquran.com – Masjidil Haram menempati posisi istimewa sebagai tempat paling suci dan paling dicintai oleh umat Islam di seluruh dunia. Tidak heran jika setiap Muslim yang berkesempatan menunaikan ibadah haji atau umrah memanfaatkan momen tersebut untuk memperbanyak doa.
Banyak ulama menjelaskan bahwa terdapat beberapa lokasi yang dikenal sebagai tempat doa mustajab di Masjidil Haram, yaitu tempat-tempat yang diyakini sangat dekat dengan ijabah atau pengabulan doa oleh Allah SWT.
Selain karena kemuliaan tempatnya, suasana ibadah yang penuh kekhusyukan juga membuat hati lebih mudah tersentuh dan semakin dekat kepada Allah SWT. Lalu, di mana saja tempat mustajab tersebut? Apa saja doa yang dianjurkan dibaca? Simak penjelasannya berikut ini.
Keutamaan Berdoa di Masjidil Haram
Berdoa di Masjidil Haram memiliki keutamaan yang luar biasa. Sebagai rumah Allah yang paling mulia di muka bumi, Masjidil Haram menjadi tempat yang istimewa untuk memohon ampunan, keberkahan, dan berbagai hajat kepada Allah SWT.
Beberapa keutamaan berdoa di Masjidil Haram antara lain:
- Doa Lebih Dekat dengan Ijabah Allah SWT
Banyak ulama menjelaskan bahwa doa mustajab di Masjidil Haram memiliki peluang besar untuk dikabulkan karena kemuliaan tempat tersebut. Atas dasar itulah, jamaah dianjurkan untuk memaksimalkan waktu di Tanah Suci dengan memperbanyak dzikir dan doa.
- Pahala Ibadah Dilipatgandakan
Rasulullah SAW bersabda bahwa salat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu salat di masjid lainnya. Keutamaan ini menunjukkan betapa istimewanya setiap amal ibadah yang dilakukan di sana.
- Tempat yang Paling Dicintai Allah
Masjidil Haram adalah tempat yang disucikan dan dimuliakan oleh Allah SWT. Beribadah di tempat yang penuh keberkahan ini tentu menjadi kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.
Tempat Doa Mustajab di Masjidil Haram
Ada banyak lokasi yang diyakini sebagai tempat doa mustajab di Masjidil Haram. Berikut beberapa tempat yang paling utama:
- Multazam
Multazam adalah area yang terletak di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Tempat ini dikenal sebagai lokasi paling mustajab untuk berdoa.
Banyak umat Islam yang memanfaatkan waktu berdoa di tempat ini untuk meminta ampunan, keberkahan rezeki, kesehatan, dan kemudahan dalam berbagai urusan.
- Hijr Ismail
Hijr Ismail berada di sisi utara Ka’bah dan berbentuk setengah lingkaran. Para ulama menjelaskan bahwa beribadah dan berdoa di area ini memiliki keutamaan seperti berada di dalam Ka’bah.
Karena itu, Hijr Ismail menjadi salah satu tempat favorit untuk memanjatkan doa mustajab di Masjidil Haram.
- Maqam Ibrahim
Maqam Ibrahim merupakan tempat berpijaknya Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka’bah. Setelah melaksanakan thawaf, jamaah dianjurkan untuk melaksanakan salat sunnah di belakang Maqam Ibrahim dan memperbanyak doa.
- Rukun Yamani
Salah satu sudut Ka’bah yang dikenal memiliki keutamaan khusus adalah Rukun Yamani. Banyak jamaah memanjatkan doa saat melewati area ini ketika thawaf.
- Sekitar Sumur Zamzam
Air Zamzam dikenal sebagai air yang penuh keberkahan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa air Zamzam sesuai dengan tujuan dan niat orang yang meminumnya. Oleh karena itu, manfaatkan momen ini untuk berdoa kepada Allah SWT.
- Bukit Shafa dan Marwah
Saat melaksanakan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, jamaah juga dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir.
Waktu Mustajab untuk Berdoa di Masjidil Haram
Selain tempat, terdapat beberapa waktu yang sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa mustajab di Masjidil Haram, di antaranya:
- Saat melaksanakan thawaf mengelilingi Ka’bah.
- Sepertiga malam terakhir.
- Antara adzan dan iqamah.
- Setelah salat fardhu.
- Hari Jumat, terutama setelah Ashar hingga menjelang Maghrib.
- Saat turun hujan.
- Ketika berada di Multazam setelah thawaf.
- Saat meminum air Zamzam.
Memanfaatkan waktu-waktu tersebut dapat menjadi kesempatan terbaik untuk memperbanyak munajat kepada Allah SWT.
Baca Juga: Masjid Nabawi Adalah Masjid Kedua dalam Islam. Ini Faktanya
7 Doa Mustajab di Masjidil Haram Lengkap Arab dan Artinya
Berikut ini adalah kumpulan doa mustajab di masjidil haram yang bisa dibaca ketika ibadah haji atau umroh
1. Doa Masuk Masjidil Haram

Arab:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Latin:
Allahummaftah lii abwaaba rahmatika.
Artinya:
“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”
2. Doa Saat Pertama Kali Melihat Ka’bah

Arab:
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً
Latin:
Allahumma zid hadzal baita tasyriifan wa ta’zhiman wa takriiman wa mahaabatan.
Artinya:
“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah-Mu ini.”
3. Doa Memohon Ampunan

Arab:
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin:
Allahumma inni as’aluka al-‘afwa wal ‘afiyah fid dunya wal akhirah.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.”
4. Doa Memohon Rezeki

Arab:
اللّٰهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَارْزُقْنِيْ مِنْ حَيْثُ لَا أَحْتَسِبُ
Latin:
Allahummaftah lii abwaaba rahmatika warzuqnii min haitsulaa ahtasib.
Artinya:
“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu dan berilah aku rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
5. Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Arab:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah amal ibadah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
6. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
7. Doa Memohon Menjadi Ahli Surga

Arab:
اللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ
Latin:
Allahummaj’alnii min ahlil jannah.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan ahli surga.”
Tips Agar Doa di Masjidil Haram Lebih Khusyuk
Agar doa yang dipanjatkan semakin berkualitas, ada beberapa adab yang bisa diperhatikan:
- Berdoa dengan penuh keikhlasan dan keyakinan.
- Memulai doa dengan memuji Allah SWT dan bershalawat kepada Rasulullah SAW.
- Mengangkat kedua tangan saat berdoa.
- Memanfaatkan waktu dan tempat mustajab.
- Memperbanyak istighfar dan taubat.
- Tidak tergesa-gesa dalam meminta terkabulnya doa.
Pada hakikatnya, seluruh area di Tanah Suci adalah tempat yang penuh keberkahan. Karena itu, manfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak doa dan dzikir selama berada di Masjidil Haram.
Baca Juga: Cara Berdoa di Kabah Sesuai Sunnah Agar Lebih Diijabah
Lengkapi Doa Dengan Tilawah
Doa mustajab di Masjidil Haram merupakan salah satu kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memanfaatkan tempat-tempat istimewa seperti Multazam, Hijr Ismail, Maqam Ibrahim, serta waktu-waktu yang dianjurkan, semoga setiap doa yang dipanjatkan mendapatkan ijabah terbaik dari Allah SWT.
Selain memperbanyak doa, jangan lupa untuk terus menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Membaca dan memahami Al-Qur’an setiap hari dapat menjadi salah satu cara untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah.
Agar aktivitas membaca Al-Qur’an semakin mudah dan nyaman, Anda dapat menggunakan Al-Qur’an dari Safwan Quran. Mushaf ini dirancang untuk membantu proses belajar, baik bagi pemula maupun bagi yang ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’annya.
Dengan berbagai fitur seperti tajwid warna, terjemah per kata, transliterasi latin dan tersedia dalam berbagai ukuran, Safwan Quran dapat menjadi sahabat terbaik untuk membangun kebiasaan tilawah setiap hari.
Yuk, mulai luangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an dan jadikan tilawah sebagai bagian dari rutinitas harian kita bersama Alquran terbaik dari Safwan Quran!


